Berita24jam.com, SAROLANGUN- Dalam mendukung percepatan realisasi program unggulan, tentu perlunya Sumber Daya Manusia (SDM) unggul. Mahasiswa minta Bupati dan Wakil Bupati terpilih agar membenahi tatanan ditingkat OPD.
Hayat, salah satu aktivis dan mahasiswa menilai, bahwa seringkali dalam proses melaksanakan visi-misi Kepala Daerah, ancaman terbesar justru datang dari dalam birokrasi itu sendiri.
Menurut dia, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta Pejabat Eselon III yang tidak kompeten dan tidak responsif terhadap persoalan di Kabupaten Sarolangun.
“Kita minta kepada pak Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun untuk melakukan pembenahan terhadap kepala OPD beserta Pejabat Eselon III yang tidak mampu bekerja secara tim dan efektif,” ucapnya
Lanjutnya, bahwa dengan adanya pejabat yang menjadi penghambat kebijakan dan menunjukkan ketidaktegasannya, maka pemerintahan ini akan tenggelam dalam birokrasi lamban yang hanya sibuk mencari alasan daripada memberikan solusi.
“Bupati dan Wakil Bupati harus berani mengambil langkah tegas. Evaluasi menyeluruh harus dilakukan, pejabat yang terbukti tidak mampu mengikuti ritme kepemimpinan baru harus segera dicopot,” ujarnya
Ia menambahkan, pembenahan birokrasi ini bukan sekadar wacana, tetapi kebutuhan mendesak untuk memastikan program unggulan berjalan dengan efektif.
“Jika kepala daerah tidak segera bertindak, untuk melakukan maka mereka sendiri yang akan kehilangan legitimasi di mata rakyat. Bupati beserta Wakil Bupati harus tegas untuk dalam hal ini, dengan kolaborasi cita cita mewujudkan sarolangun maju, akan cepat dirasakan masyarakat Kabupaten Sarolangun,” tutupnya. (*)






