Bungo, berita24jam.com – Penertiban aktifitas ilegal seperti Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Bungo nampaknya tidak digubris dan diindahkan oleh bos – bos PETI. Ironisnya,penindakan PETI yang selama ini digalakkan oleh Kapolres Bungo seakan – akan dipandang sebelah mata.
Ketegasan dan keseriusan Kapolres Bungo dalam memberantas PETI dengan melakukan razia nampaknya tidak berpengaruh karena bos – bos PETI semakin berani dengan menurunkan beberapa unit Dompeng dan mulai mencari emas ilegal disekitar lapangan MTQ Kabupaten Bungo.
Pantauan wartawan dilapangan, tak jauh dari lapangan MTQ Kabupaten Bungo ditemukan beberapa unit Dompeng yang sedang bekerja dengan aman dan sepertinya tidak akan tersentuh hukum. Hal ini menunjukkan bahwa pelaku PETI khususnya dilokasi yang tak jauh dari arena MTQ Kabupaten Bungo benar – benar tidak merasa takut dan kemungkinan besar ada aparat penegak hukum yang melindungi atau membeking kegiatan ilegal tersebut sampai saat ini.
Kepada wartawan, salah satu pekerja PETI yang diwawacara, Minggu (10/08/2025) mengatakan, bahwa alat Dompeng tersebut milik Een dan sudah cukup lama beroperasi. Pekerja PETI tersebut juga mengatakan bahwa selain Een, ada juga Dompeng milik Sadam yang juga beroperasi.
“Saya cuma kerja bang. Itu Dompeng Een dan ada juga Dompeng Sadam,” tutur pekerja PETI.
Lantas ketika ditanya apakah semua Dompeng yang ada di dekat lokasi MTQ milik Een dan Sadam, pekerja PETI mengaku yang lain ia tidak tahu milik siapa.
“Yang itu dak tahu punya siapa. Kalau yang tadi memang milik Een dan Sadam,” terangnya kembali.
Bebasnya Bos PETI mengeruk emas ilegal di dekat area MTQ Kabupaten Bungo semakin membuat praduga – praduga terhadap pemberantasan PETI masih ada pandang bulu, semakin menguat. Jika pemberantasan PETI benar-benar serius, maka tidak akan ada kegiatan ilegal PETI apalagi letaknya berada dalam kota Muara Bungo. (Ting)






