Sarolangun,Berita24jam.com – Perumda Air Minum TSB Sarolangun, membuka kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pengelolaan Perusahaan Air Minum, senin (01/09/2025). Kegiatan tersebut dibuka Bupati Sarolangun H Hurmin, yang diwakili Pj Sekda Sarolangun Dedy Hendry.
Dalam sambutannya Pj Sekda mengatakan, bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi, baik dari aspek manajemen, termasuk juga bagian dari peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).
“Ini adalah hal yang positif, karena apa kenapa ada hari ini hadir di tengah-tengah kita narasumber yang berkompeten di bidang masing-masing. Ketiganya ahli masalah SDM, kemudian masalah teknik produksinya, termasuk juga masalah analisis ekonominya,” ujarnya.
Untuk itu, tambahnya, dirinya berharap kedepan bagaimana perusahaan ini bisa maju dan memberikan manfaat bagi daerah tidak hanya memberikan pelayanan penyediaan air bersih air minum tapi juga mungkin ke depan.
“Ini bisa memberikan lebih dari bagian pemerintah daerah sebagaimana yang dijanjikan oleh Direktur,” ujarnya.
Sementara itu, Mulyadi, SE, Direktur Perumda Air Minum TSB Sarolangun dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan ditengah tuntutan mulai dari keterbatasan sumber daya air baku, efisiensi operasional pengelolaan keuangan hingga tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi oleh karena ini oleh karena itu peningkatan kompetensi pegawai.
“Melalui kegiatan Diklat ini menjadi sangat strategis agar perusahaan kita dapat berkembang profesional dan tetap mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Sarolangun,” ujarnya.
Diketahui, tema yang diangkat dalam Diklat kali ini adalah Pengelolaan Perusahaan Air Minum. Menurutnya tema ini hanya bukan hanya sekedar judul, melainkan cerminan kebutuhan kita semua untuk memahami manajemen perusahaan Air Minum secara menyeluruh mulai dari aspek teknis keuangan sumber daya manusia hingga tata kelola perusahaan.
“Yang baik perlu kami sampaikan bahwa pelaksanaan Diklat kali ini akan dilaksanakan selama 4 hari berturut-turut dari tanggal 1 sampai dengan tanggal 4 September 2025,” sampainya.
Sedangkan peserta diklat akan diikuti sebanyak 83 peserta dibagi menjadi dua kelompok satu kelompok terdiri dari 40 peserta dan setiap kelompok akan mengikuti Diklat selama 2 hari berturut-turut.
“Saya berharap melalui kegiatan ini para peserta dapat memperoleh wawasan baru keterampilan praktis serta pengalaman yang dapat langsung diimplementasikan di tempat kerja masing-masing tidak kalah penting ini juga menjadi ajang untuk berdiskusi bertukar pikiran serta mencari solusi bersama berbagai permasalahan yang kita hadapi di lapangan,” pungkasnya. (Adv)






