Gawat, Sungai Mengkuang Diduga Jadi Central Gudang Minyak Ilegal

oleh -206 Dilihat
oleh

Bungo, berita24jam.com- Kepolisian Resort Bungo diminta untuk melakukan penertiban terhadap seluruh gudang tempat penimbunan BBM bersubsidi di wilayah dusun Sungai Mengkuang, kecamatan Rimbo Tengah.

Warga yang tinggal di sekitar gudang-gudang BBM yang diperoleh dengan cara illegal itu mengaku mulai was-was terhadap keberadaan timbunan minyak dalam jumlah banyak.

Kekhawatiran tersebut muncul karena banyaknya kejadian yang mengerikan seperti kebakaran hebat yang bersumber dari gudang minyak yang tidak safety dalam penyimpanannya.

“Kami harap pihak kepolisian turun ke wilayah kami di Sungai Mengkuang. Khususnya mulai dari Pal 6 sampai pal 9 yang terdapat banyak gudang minyak ilegal,” keluh salah seorang warga pal 6 Sungai Mengkuang, Senin (13/10/2025).

Menurut informasi yang berhasil dihimpun wartawan, Wilayah Sungai Mengkuang merupakan central gudang minyak ilegal, karena hampir belasan tempat terduga sebagai gudang penyimpanan BBM Ilegal seperti dibelakang SD Sungai Mengkuang ada, dibelakang Kantor Rio Sungai Mengkuang serta diseputaran SPBU Pal 9.

“Sudah lama banyak gudang minyak ilegal di Sungai Mengkuang ini, tapi nampaknya tidak pernah tersentuh hukum,” ujar warga.

Mengingat banyaknya gudang – gudang BBM Ilegal di Sungai Mengkuang, warga berharap kepada aparat penegak hukum di kabupaten Bungo untuk tidak tebang pilih dalam pemberantasan terhadap BBM Ilegal.

“Semua gudang mau siapapun pemilik dan oknum dibelakangnya, kami harap aparat bisa menertipkannya. Kami khawatir sewaktu-waktu gudang ini bisa menjadi sumber bercana jika tetap dibiarkan tetap berada dalam pemukiman warga,” sambungnya sumber.

Untuk diketahui, salah satu bos BBM Ilegal yang ada di Sungai Mengkuang, Anto terpantau oleh awak media pada Minggu sore (12/10/2025), puluhan jerigen diduga berisi BBM solar subsidi tersusun rapi di atas jembatan di wilayah Sungai Mengkuang yang diduga akan dijemput oleh calon pembeli.

Keberanian Anto menimbun BBM subsidi dalam jumlah besar diduga karena merasa usahanya cukup aman karena bekerjasama dengan oknum Aparat Penegak Hukum (APH).

Informasi yang berhasil dihimpun, praktek ilegal ini sudah berjalan cukup lama dijalankan oleh Anto bersama dengan oknum APH sehingga sampai kini tidak tersentuh hukum.

Anto sendiri ketika dikonfirmasi terkait keberadaan puluhan jerigen berisi solar mengakui bahwa ia yang punya. BBM tersebut biasanya ia simpan di gudang yang telah ia siapkan.

“Ini minyak sayo bang. Sayo dak berani simpan di rumah dan makanya saya simpan di gudang,” ujar AT kepada awak media.

Ketika ditanya dimana ia memperoleh BMM subsidi dalam jumlah yang begitu banyak, AT tidak bersedia menjawab. Ia hanya menjawab jika usaha itu ia geluti tidak sendirian, melainkan bersama dengan oknum APH berinisial IR. (Ting)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *