Pj Bahri Minta PUPR Perbaikan Jalan Rusak Parah Pakai Dana BTT

oleh -367 Dilihat
oleh

Sarolangun, Berita24jam.com – Tingginya intensitas hujan beberapa hari terakhir, membuat kerusakan jalan dibeberapa titik di jalan menuju enam desa wilayah Bukit Bulan, Kecamatan Limun. Hal tersebut, mengakibatkan akses transportasi bagi masyarakat terganggu.

Penjabat Bupati Sarolangun, Bahri, mengatakan bahwa beberapa titik ruas jalan menuju enam desa di wilayah Bukit bulan ini merupakan akses jalan yang penting bagi masyarakat dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari.

”Saya sudah melihat langsung kerusakan jalan menuju enam desa di bukit bulan akibat intensitas hujan, tapi sebelumnya saya sudah perintahkan Kadis PU beserta jajaran untuk mengerahkan sumber daya, baik peralatan dan anggaran, untuk memastikan jalan menuju enam desa di bukit bulan ini berjalan lancar dan baik,” katanya.

Perbaikan jalan ini tentu sangat penting untuk memastikan mobilitas barang dan orang serta jasa dapat bergerak, sehingga tidak menimbulkan masalah baru kedepannya. Misalnya karena kondisi jalan yang rusak mengakibatkan kelaparan dengan tidak masuknya sembako ke enam desa di Wilayah Bukit bulan.

” Jalan ini merupakan pelayanan publik, kita harus memastikan dalam kondisi bagus, tahap awal kita menurunkan peralatan untuk memastikan ini terhubung, kemudian nanti ada perhitungan dari dinas PUPR, apakah membutuhkan timbunan batu dan sebagainya, biarlah PUPR menghitung dan kita tinggal menghitung dananya,” terangnya.

Ditegaskan Bahri, untuk perbaikan akses jalan ini, pihaknya akan menggunakan anggaran dari pos Belanja Tak Terduga (BTT) APBD Kabupaten Sarolangun tahun 2025. Karena menurutnya, kerusakan sarana dan prasarana pelayanan publik itu termasuk darurat.

” Saya minta Kadis PU Sarolangun segera lakukan langkah darurat, termasuk langkah untuk menyelesaikan ini termasuk adanya kebutuhan dana. Kesulitan pasti, karena masalah yang sering berulang, selain mengerahkan sumber daya, alat berat di standbykan di sini,” pungkasnya.(Adv)

Response (1)

  1. Sama aja pak pak, pauh wilayah timur pun akses jln ny jga hancur, terutama taman bandung, seko besar dan sepintun.
    Kami sebagai warga sngat kesulitan saat ini, mau membawa hasil kebun saja tdk bisa. Ap lg skrg semua org menanam kelapa sawit. Mhon kpda bpk kadis pu dan instansi yg terkait agr segera meninjau jln ke desa kami. 🙏🙏

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *