Puluhan Juta Uang Nasabah BPR Sahabat Sarolangun Raib, Ini Modusnya

oleh -1457 Dilihat
oleh

Sarolangun,Berita24jam.com – Uang nasabah BPR Sahabat cabang Sarolangun, diketahui ” Raib “usai si pemilik mendesak untuk mengambil uang tabungan miliknya, dengan alasan untuk membayar keperluan lainnya.

Ulul Azmi, seorang warga Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun, saat bertemu dengan media ini menceritakan, bahwa dirinya mengetahui uang di rekeningnya tidak sesuai lagi, pada awal Juli 2025 lalu

” Terakhir saya menabung itu di tanggal 01 Juli 2025. Sisa saldo saya sebesar 99 juta 699 ribu, tapi pada hari Jumat malam saya ada hal yang harus saya lunasi. Saya konfirmasi kepada karyawan Bank, saya tanya sisa saldo saya berapa, dan dijawab 99.699.000, oke saya tarik hari Senin semuanya, karna ada keperluan, ternyata setelah dicek, sisa saldo saya hanya 18 juta lebih,” kata Ulul Azmi.

Diceritakan Ulul Azmi, modus yang dilakukan oleh oknum pegawai BPR Sahabat Cabang Sarolangun ini, cukup piawai, dirinya yang merupakan pedagang, bersama dengan sesama pedagang lainnya, di tawarin untuk menabung di BPR Sahabat dengan layanan antar jemput uang tabungan atau penarikan.

“Jadi, kami ditawari menabung dengan cara jemput bola oleh oknum karyawan BPR berinisial TA. Saat itu saya membuka rekening tabungan dengan menyerahkan fotocopy KTP dan KK serta uang sebesar 50 ribu,”jelasnya.

Kemudian, terjadi la transaksi menabung dan menarik uang tabungan, yang saya lakukan sejak tahun 2020 hingga Juli 2025. Namun, pada intinya, hitungan akhir saya dengan oknum pegawai BPR itu sama, yakni hitungan akhirnya sebesar Rp.99. 699.000.

“Karna kekurang pengetahuan, dan yang bekerja di BPR ini orang Kecamatan Singkut, kami tidak menaruh curiga. Tapi yang saya heran, mengapa si oknum pegawai BPR itu bisa menarik uang tanpa persetujuan nasabahnya hingga berkali-kali,”tanyanya.

Kejadian ini, lanjut Azmi, tidak hanya terjadi pada diri nya saja, tapi juga kepada Ibu nya atas nama Surkaidah, yang mana Ibu dari Azmi kehilangan uang di rekening BPR Sahabat Sarolangun sebesar Rp.7 juta lebih.

“Mungkin juga masih banyak nasabah lainnya yang kehilangan uang di rekening mereka. Hanya saja, mungkin saat ini mereka belum tahu,”pungkasnya.(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *