Puluhan Ton BBM Solar Oplosan Milik Kiki Bebas Beredar di Bungo

oleh -2 Dilihat
oleh

Bungo, Berita24jam.com – Kabupaten Bungo nampaknya menjadi salah satu tempat yang sengaja dipilih atau dituju oleh pengusaha – pengusaha ilegal. Hal tersebut mungkin dikarenakan Kabupaten Bungo termasuk wilayah paling aman dan nyaman bagi pelaku – pelaku ilegal dalam menjalankan usaha mereka.

Salah satu pengusaha ilegal yang ada di Kabupaten Bungo yang nampaknya tidak pernah tersentuh hukum adalah Kiki. Pengusaha BBM Ilegal yang berasal dari Jambi ini memiliki gudang minyak tepatnya di Jalan Lingkar Kabupaten Bungo dan ternyata sangat berani serta dengan leluasa menimbun puluhan Ton BBM.

Berbekal informasi yang diterima awak media terkait aktifitas penimbunan BBM Ilegal yang rutin mengoplos BBM jenis Solar di Gudang yang ada di Jalan Lingkar, ternyata informasi tersebut benar adanya karena digudang itu memang menjadi sarang atau tempat penimbunan BBM ilegal yang seakan – akan luput dari mata Aparat Penegak Hukum (APH) di Kabupaten Bungo.

Kepada wartawan, salah satu warga yang tidak jauh dari lokasi Gudang BBM Ilegal menyebutkan bahwa gudang BBM ilegal atau tempat pengoplosan BBM Jenis Solar itu milik Kiki dan sudah cukup lama beroperasi.

“Ini gudang minyak Kiki. Ada apa kalau mau ketemu, pemiliknya ada di gudang saat ini,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu pembeli yang dijumpai wartawan di gudang BBM ilegal milik Kiki di Jalan Lingkar mengatakan bahwa BBM yang dibelinya akan dibawa ke Batu Kerbau untuk aktifitas PETI.

Lantas ketika ditanya apakah dirinya pemain PETI atau orang suruhan yang diperintahkan untuk menjemput BBM di Gudang di jalan Lingkar, menurutnya ia hanya anak buah yang diintruksikan menjemput BBM saja dengan menggunakan mobil Cery.

“Saya cuma jemput minyak kesini bang. Minyak ini akan saya bawa ke Batu Kerbau untuk PETI,” ujarnya pula.

Tidak hanya akan dijual ke Batu Kerbau, ternyata BBM Ilegal yang disediakan oleh Kiki ternyata juga dikirim ke wilayah Limbur Lubuk Mengkuang dengan kegunaan yang sama yakni untuk aktifitas PETI.

“Gudang ini solusi ketika BBM langka dan sulit di Bungo. Mobil Truck itu juga akan berangkat ke Limbur membawa minyak untuk PETI yang ada di Limbur,” paparnya pula.

Keberadaan Gudang BBM ilegal milik Kiki saat ini nampaknya memang menjadi alternatif utama bagi pelaku – pelaku ilegal lainnya. Jika pemain BBM Ilegal lainnya menjual satu galon BBM Jenis Solar dengan harga kisaran Rp.550 ribu sampai Rp. 600 Ribu, namun di Gudang milik Kiki harganya jauh lebih murah karena untuk satu liter harganya berkisar Rp. 15.625 dan untuk satu galon hanya berkisar Rp. 500 ribu.

Berdasarkan pantauan wartawan di gudang milik Kiki yang ada di Jalan Lingkar, ada puluhan Tackmond kafasitas 1 Ton yang berisi minyak yang sudah dioplos serta ada Tanki rakitan dengan kafasitas sekitar 5 sampai 10 Ton.

Selain itu, dilapangan juga ditemukan satu unit mobil Tangki berwarna Biru Putih yang merupakan armada yang membawa BBM Ilegal dari Jambi yang diperuntukkan bagi Kiki dan selanjutnya akan dijualkan kepada pelaku – pelaku ilegal yang lain yang melakukan aktifitas – aktifitas ilegal di Kabupaten Bungo.

Bebas dan amannya Kiki menjalankan aktifitas penimbunan BBM Ilegal di Jalan Lingkar tidak menutup kemungkinan pengusaha dari Jambi itu memiliki pelindung atau bekingan orang – orang kuat atau bisa juga ada oknum – oknum yang menjamin kelancaran usahanya, namun hal tersebut sudah melanggar hukum dan diminta Kapolres Bungo untuk menindak dan memberantas gudang penimbunan BBM ilegal milik Kiki agar Kabupaten Bungo tidak disebut atau dianggap sebagai sarang mafia ilegal yang seakan – akan melindungi atau membiarkan kegiatan ilegal semakin menjamur. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *