Peringatin HUT RI Ke-81, Warga Rt.07 Suka Sari Semenisasi Jalan Rusak

oleh -10 Dilihat
oleh

SAROLANGUN – Semangat gotong royong menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, dilaksanakan dengan memperbaiki jalan rusak ringan oleh puluhan warga Rt.07 , Kelurahan Suka Sari, Kecamatan Sarolangun, pada
Minggu (16/8/2026), puluhan warga terlihat turun langsung memperbaiki jalan lingkungan yang rusak secara swadaya.

Dengan semangat kebersamaan, warga melakukan semenisasi jalan yang selama ini mengalami kerusakan. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap fasilitas umum sekaligus mempererat hubungan antarwarga.

Agusmanto, Ketua RT.07, Suka Sari mengatakan, perbaikan jalan dengan cara semenisasi ini, dilakukan secara mandiri dengan melibatkan dukungan dan tenaga warga setempat.

“Ini bentuk kepedulian terhadap fasilitas umum yang digunakan secara bersama-sama,” kata Ketua Rt.07, Agusmanto.

Sejak mulai dikerjakan, warga terlihat antusias bahu-membahu mengerjakan berbagai tahapan perbaikan. Ada yang menyiapkan material, mengangkut bahan bangunan, meratakan permukaan jalan hingga melakukan semenisasi.

Tidak ada sekat di antara warga. Masing-masing mengambil peran sesuai kemampuan dan kondisi. Semangat gotong royong menjadi modal utama dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Agus mengatakan, kondisi jalan yang rusak sebelumnya cukup mengganggu aktivitas warga, Permukaan jalan yang tidak rata membuat pengendara harus lebih berhati-hati saat melintas.

“Warga berharap akses jalan menjadi lebih nyaman dan aman,”harapnya.

Menurut Agus, perbaikan secara swadaya menunjukkan bahwa pembangunan lingkungan tidak selalu harus menunggu program pemerintah. Masyarakat juga dapat mengambil peran melalui inisiatif dan kepedulian bersama.

“Perbaikan ini kebutuhan bersama, jadi pengerjaannya pun dilakukan secara bersama-sama,” jelasnya.

Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI turut dimanfaatkan warga untuk menghidupkan kembali semangat kebersamaan. Semenisasi jalan menjadi salah satu bentuk sederhana bagaimana nilai gotong royong masih tumbuh di tengah masyarakat.

“Dengan semangat kebersamaan, pekerjaan terasa lebih ringan,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *