Pemkab Sarolangun Perjuangkan Rp.100 Miliar Bangun Ruas Jalan di Kecamatan Limun
SAROLANGUN – Harapan masyarakat di wilayah Bukit Bulan untuk menikmati akses jalan yang layak kembali mendapat angin segar.
Pemerintah Kabupaten Sarolangun tengah memperjuangkan anggaran hampir Rp100 miliar dari pemerintah pusat guna membangun ruas jalan Simpang Pulau Pandan hingga Desa Meribung, yang selama ini menjadi salah satu akses terberat dan paling sulit di Kabupaten Sarolangun.
Ruas jalan yang menghubungkan Simpang Pulau Pandan menuju Desa Panca Karya hingga Desa Meribung itu setiap tahun menjadi perhatian pemerintah daerah.
Namun, kondisi medan yang ekstrem serta kebutuhan anggaran yang sangat besar membuat penanganannya belum dapat dilakukan secara maksimal melalui APBD.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sarolangun, Arif Hamdani, mengakui pembangunan jalan tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Menurutnya, kemampuan keuangan daerah belum memungkinkan untuk membiayai proyek strategis tersebut secara menyeluruh.
“Kalau melihat kondisi jalan dengan medan yang cukup berat, anggaran daerah memang belum sanggup untuk melakukan perbaikan ataupun peningkatan jalan tersebut,” ujar Arif.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Sarolangun tidak tinggal diam. Melalui Dinas PUPR, usulan pembangunan jalan Pulau Pandan–Meribung telah diajukan kepada pemerintah pusat untuk masuk dalam program pembangunan tahun anggaran 2027.
Nilai usulan yang diajukan mencapai hampir Rp100 miliar, dengan harapan seluruh ruas jalan tersebut dapat dibangun secara bertahap hingga memberikan akses yang lebih layak bagi masyarakat Bukit Bulan.
“Kami sudah mengajukan ke pemerintah pusat melalui dana Inpres, mulai dari Pulau Pandan hingga Meribung, dengan total anggaran hampir Rp100 miliar,” katanya.
Arif menjelaskan, seluruh dokumen administrasi dan persyaratan teknis pengajuan telah dipenuhi. Saat ini, pemerintah daerah hanya menunggu keputusan dari kementerian terkait.
Ia berharap usulan tersebut mendapat persetujuan sehingga persoalan jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat dapat segera teratasi.
Jika pembangunan ini terealisasi, akses menuju desa-desa di kawasan Bukit Bulan dipastikan akan jauh lebih baik. Selain mempermudah mobilitas warga, keberadaan jalan yang layak juga diyakini akan mempercepat distribusi hasil perkebunan dan pertanian, menekan biaya transportasi, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi di wilayah pedalaman Kabupaten Sarolangun.
Dengan perjuangan anggaran yang mencapai hampir Rp100 miliar, masyarakat kini berharap tahun 2027 menjadi titik awal berakhirnya persoalan jalan Pulau Pandan–Meribung yang selama ini tak kunjung tuntas. (Adv)






